Program Studi Magister Matematika 24 November 2025, menyelenggarakan sesi peninjauan kurikulum bersama Prof. Gerhard Wilhelm Weber dari Poznan University of Technology, Polandia. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kesesuaian struktur kurikulum dan mata kuliah dengan standar akademik serta kebutuhan pengembangan ilmu matematika di era modern.
Dalam sesi tersebut, tim penyusun kurikulum Magister Matematika memaparkan rancangan dokumen kurikulum yang terdiri atas profil lulusan, capaian pembelajaran (CPL), peta mata kuliah, hingga silabus dan rencana pembelajaran. Prof. Gerhard Wilhelm Weber memberikan perhatian khusus pada keterpaduan antara mata kuliah dasar, mata kuliah keahlian, serta mata kuliah pendukung yang dirancang untuk memperkuat kompetensi riset dan pemecahan masalah kompleks.
Prof. Gerhard Wilhelm Weber menekankan pentingnya kesinambungan antara capaian pembelajaran lulusan dengan rancangan setiap mata kuliah. Ia mengapresiasi upaya Program Studi Magister Matematika Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara yang telah mengintegrasikan tema-tema seperti analisis data, optimisasi, dan pemodelan, terlebih lagi bidang statistika dan opersi riset yang menjadi bidang kompentensi utama dalam berbagai mata kuliah. Namun, ia juga memberikan sejumlah catatan revisi untuk mempertajam fokus beberapa mata kuliah agar lebih selaras dengan kebutuhan riset global dan perkembangan matematika terapan.


Salah satu poin penting dalam rekomendasinya adalah penguatan porsi metodologi penelitian dan penulisan ilmiah dalam kurikulum. Menurutnya, lulusan magister tidak hanya dituntut menguasai konsep teoretis, tetapi juga harus terampil dalam merancang, melaksanakan, dan mempublikasikan penelitian pada jurnal bereputasi internasional. Oleh karena itu, ia menyarankan adanya penguatan atau pengintegrasian mata kuliah yang secara khusus mendukung kemampuan riset, critical thinking, dan komunikasi ilmiah.
Selain itu, Prof. Gerhard Wilhelm Weber juga menyoroti pentingnya keterhubungan antara kurikulum dan kebutuhan dunia kerja akademik maupun non-akademik. Ia mendorong agar beberapa mata kuliah memberikan ruang lebih besar untuk studi kasus, kerja proyek, serta kolaborasi riset dengan industri atau institusi lain. Pendekatan ini diharapkan dapat memperkuat relevansi kurikulum terhadap tantangan nyata di lapangan, serta sebagai bagian upaya dalam meningkatkan daya saing lulusan di tingkat nasional dan internasional.
Di sisi lain, tim perancang kurikulum Program Studi Matematika Program Magister Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara telah mencatat secara sistematis seluruh masukan, catatan revisi, serta rekomendasi yang disampaikan. Rekomendasi tersebut akan digunakan sebagai dasar penyempurnaan dokumen kurikulum, mulai dari penyesuaian deskripsi mata kuliah, peninjauan kembali bobot SKS, hingga penguatan integrasi antara mata kuliah berbasis teori dan mata kuliah berbasis aplikasi.
Melalui kegiatan peninjauan kurikulum bersama narasumber internasional ini, Program Studi Magister Matematika Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara menunjukkan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola akademik dan mutu pembelajaran. Peninjauan ini tidak hanya menjadi momen evaluasi, tetapi juga ruang refleksi dan penguatan arah pengembangan kurikulum agar tetap adaptif, relevan, dan kompetitif di tengah dinamika perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.



