Magister Matematika FST UINSU Berpartisipasi dalam Pembinaan SDM Peoplemath


Program Studi Magister Matematika Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan turut berpartisipasi dalam kegiatan Pembinaan Sumber Daya Manusia bertajuk “Peoplemath: Produktivitas, Berkualitas, Kebahagiaan Tanpa Batas”. Kegiatan tersebut berlangsung pada Kamis, 16 Juli 2026, di Aula Lantai 3 Gedung H. Anif, Kampus I UINSU Medan. Partisipasi Program Studi Magister Matematika dalam kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperkuat budaya akademik, serta mendukung transformasi kelembagaan UINSU Medan. Pembinaan tersebut juga memberikan wawasan bagi sivitas akademika mengenai pentingnya produktivitas, integritas, kualitas kerja, dan kebahagiaan dalam menjalankan tanggung jawab di lingkungan perguruan tinggi.

Kegiatan menghadirkan Managing Director Human Capital Danantara Asset Management Indonesia, Agus Dwi Handaya, S.E., Ak., MBA, sebagai narasumber. Ia menyampaikan materi mengenai pengelolaan sumber daya manusia melalui pendekatan Peoplemath. Sambutan pimpinan UINSU Medan disampaikan oleh Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan, Prof. Dr. Azhari Akmal Tarigan, M.Ag., mewakili Rektor UINSU Medan, Prof. Dr. Nurhayati, M.Ag. Dalam sambutannya, Prof. Azhari menegaskan bahwa kualitas sumber daya manusia merupakan salah satu fondasi utama dalam mewujudkan perguruan tinggi yang unggul, adaptif, dan mampu memberikan manfaat kepada masyarakat.

Menurutnya, kemajuan perguruan tinggi tidak hanya ditentukan oleh pembangunan sarana dan prasarana, peningkatan akreditasi, jumlah publikasi ilmiah, atau pencapaian peringkat. Kemajuan juga harus terlihat dari kompetensi, etos kerja, integritas, kedewasaan, dan kemauan sumber daya manusia untuk terus belajar dan berkembang. “Pembinaan sumber daya manusia seperti ini sangat penting untuk menyegarkan kembali semangat pengabdian dan tanggung jawab kita sebagai bagian dari institusi pendidikan. Produktivitas harus berjalan bersama kualitas, integritas, kebahagiaan, dan kebermaknaan dalam bekerja,” ujar Prof. Dr. Azhari Akmal Tarigan, M.Ag.,.

Dalam pemaparannya, Agus Dwi Handaya, S.E., Ak., MBA, menjelaskan bahwa Peoplemath merupakan pendekatan untuk memahami manusia secara lebih utuh. Sumber daya manusia tidak cukup dinilai melalui angka, target, jabatan, atau capaian kuantitatif. Di balik setiap capaian terdapat individu yang bekerja, belajar, berkembang, menghadapi tantangan, dan berusaha menemukan makna dalam pekerjaannya. Agus Dwi Handaya, S.E., Ak., MBA, menguraikan empat unsur penting dalam pembentukan kualitas sumber daya manusia, yaitu pengetahuan, keterampilan, karakter, dan motivasi. Pengetahuan menunjukkan pemahaman seseorang terhadap pekerjaan yang harus dilakukan. Keterampilan menggambarkan kemampuan seseorang dalam melaksanakan pekerjaan tersebut.

Pengetahuan dan keterampilan perlu diperkuat dengan karakter yang baik serta motivasi yang tepat. Perpaduan unsur tersebut akan membentuk produktivitas yang sehat, berkualitas, dan berkelanjutan. Ia juga menjelaskan bahwa karakter dan motivasi berkaitan erat dengan keyakinan yang dimiliki seseorang. Keyakinan memengaruhi cara individu memandang pekerjaan, tanggung jawab, keberhasilan, kegagalan, dan tujuan hidup. Oleh karena itu, pemimpin dan pendidik tidak cukup hanya memberikan instruksi dan pengetahuan. Mereka juga perlu menghadirkan keteladanan, pendampingan, pengalaman belajar, dan ruang refleksi bagi orang-orang yang dipimpin serta dididik.

Dalam kehidupan organisasi, motivasi tidak seharusnya hanya bergantung pada gaji, jabatan, penghargaan, atau pengakuan. Motivasi yang lebih kuat dapat tumbuh dari rasa syukur, kecintaan kepada keluarga, keinginan melayani masyarakat, pengabdian kepada lembaga dan negara, serta kesadaran bahwa pekerjaan merupakan bagian dari tanggung jawab moral dan spiritual. Agus turut mengingatkan pentingnya refleksi dalam proses pengembangan diri. Pengalaman tidak otomatis membuat seseorang menjadi lebih baik apabila tidak disertai evaluasi dan pembelajaran. Setiap individu perlu memahami faktor di balik keberhasilan dan kegagalan, mengambil pelajaran, serta menentukan perubahan yang harus dilakukan.

Kepemimpinan juga menjadi unsur penting dalam pembentukan budaya organisasi. Seorang pemimpin perlu menyeimbangkan tuntutan terhadap hasil dengan pendampingan, keteladanan, pemberian kepercayaan, evaluasi, dan pembangunan sistem kerja yang mendukung perkembangan manusia. Sistem yang hanya mengatur cenderung menghasilkan kepatuhan. Sebaliknya, sistem yang mendidik dapat membentuk individu yang berkembang, mandiri, dan bertanggung jawab. Pada bagian akhir, Agus Dwi Handaya, S.E., Ak., MBA, menegaskan bahwa perguruan tinggi tidak cukup hanya menghasilkan lulusan bergelar sarjana, magister, atau doktor. Perguruan tinggi juga bertanggung jawab membentuk penjaga kebenaran, pemimpin yang dapat dipercaya, ilmuwan yang berintegritas, serta manusia yang mampu memberikan kontribusi bagi pembangunan bangsa dan peradaban.

Ketua Program Studi Magister Matematika FST UINSU, Dr. Fibri Rakhmawati, M.Si., menilai kegiatan Peoplemath relevan dengan upaya penguatan budaya akademik dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan program studi. Menurutnya, produktivitas dalam pengelolaan pendidikan magister tidak hanya diukur dari capaian administratif dan akademik, tetapi juga dari integritas, profesionalisme, kemampuan bekerja sama, serta komitmen memberikan layanan terbaik kepada mahasiswa.

“Kegiatan ini memberikan pemahaman bahwa peningkatan mutu program studi harus dimulai dari sumber daya manusia yang memiliki pengetahuan, keterampilan, karakter, dan motivasi yang kuat. Nilai-nilai tersebut penting untuk mendukung pelaksanaan pendidikan, penelitian, pelayanan akademik, serta pengembangan keilmuan matematika secara berkelanjutan,” ujar Dr. Fibri.

Ia berharap wawasan yang diperoleh melalui kegiatan tersebut dapat diterapkan dalam pengelolaan Program Studi Magister Matematika FST UINSU. Penerapan tersebut mencakup penguatan etos kerja, peningkatan kualitas layanan akademik, pembangunan komunikasi yang sehat, serta penciptaan lingkungan belajar yang produktif, kolaboratif, dan berintegritas.

Kegiatan ini diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas layanan akademik, pengelolaan program studi, serta pelaksanaan pendidikan dan penelitian di lingkungan Program Studi Magister Matematika FST UINSU. Produktivitas tidak hanya diukur dari jumlah pekerjaan yang diselesaikan, tetapi juga dari kualitas hasil, integritas proses, kebahagiaan dalam bekerja, dan manfaat yang diberikan kepada institusi serta masyarakat.

Dokumen :
1. Undangan Kegiatan : [Link]
2. Intro Kegiatan : [Link]
3. Materi Kegiatan : [Link]