Magister Matematika FST UINSU Berpartisipasi dalam PKM Internasional Sertifikasi Halal UMKM Bukit Lawang

Bukit Lawang, 3 Juli 2026 — Program Studi Magister Matematika Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan turut berpartisipasi dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat Kolaborasi Internasional Tahun 2026 dan Diseminasi bertema “Penyuluhan Sertifikasi Halal Bagi Pelaku UMKM Bukit Lawang di Era Digital”. Kegiatan tersebut berlangsung di Bukit Lawang pada Jumat hingga Minggu, 3–5 Juli 2026. Pelaksanaannya dilakukan secara kolaboratif bersama sejumlah program studi di lingkungan Fakultas Sains dan Teknologi UINSU Medan, antara lain Ilmu Komputer, Sistem Informasi, Fisika, Biologi, Matematika, dan Data Sains.

Pembukaan kegiatan digelar di Ballroom Rindu Alam Hotel, Bukit Lawang. Acara diawali dengan registrasi peserta, pembukaan oleh pembawa acara, menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Mars UINSU, pembacaan doa, sambutan Kepala Desa Bukit Lawang, laporan kegiatan oleh Ketua Panitia, Ilka Zufria, M.Kom., serta sambutan sekaligus pembukaan resmi oleh Dekan Fakultas Sains dan Teknologi UINSU Medan, Dr. Zulham, S.H.I., M.Hum. Pada sesi utama, materi pengabdian kepada masyarakat disampaikan oleh Prof. Zalina Binti Zakaria dari University of Malaya, Malaysia. Sesi tersebut dimoderatori oleh Muhammad Siddik Hasibuan, M.Kom., dan dilanjutkan dengan diskusi serta tanya jawab bersama peserta. Kegiatan ini diikuti oleh 40 peserta pengabdian, 50 peserta diseminasi, serta 32 pelaku UMKM yang hadir dalam forum tersebut.

Melalui kegiatan ini, para pelaku UMKM Bukit Lawang mendapatkan pemahaman mengenai proses, manfaat, serta tantangan dalam pengurusan sertifikasi halal. Forum tersebut juga menjadi ruang dialog antara akademisi, narasumber internasional, dan pelaku usaha lokal dalam mendukung penguatan ekosistem usaha halal di kawasan wisata Bukit Lawang. Selain penyuluhan, rangkaian kegiatan juga mencakup kunjungan langsung ke lokasi UMKM. Kunjungan ini bertujuan untuk melihat kondisi usaha masyarakat, mengenali potensi produk lokal, serta mengidentifikasi kebutuhan pendampingan yang dapat dikembangkan melalui kerja sama akademik. Pada malam berikutnya, kegiatan dilanjutkan dengan diseminasi hasil pengabdian kepada masyarakat yang dipaparkan oleh Dekan FST UINSU Medan bersama narasumber internasional.

Dr. Zulham menjelaskan bahwa pengajuan sertifikasi halal saat ini semakin mudah karena dapat dilakukan secara daring melalui platform SIHALAL atau Sistem Informasi Halal yang dikelola oleh Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal. Ia mendorong pelaku usaha untuk memanfaatkan layanan digital tersebut agar proses administrasi menjadi lebih cepat, transparan, dan efisien. Lebih lanjut, Dr. Zulham menegaskan komitmen Fakultas Sains dan Teknologi UINSU Medan dalam mendampingi pelaku UMKM selama proses pendaftaran sertifikasi halal. Pendampingan tersebut mencakup sosialisasi persyaratan, konsultasi kelengkapan dokumen, hingga asistensi pengajuan melalui platform SIHALAL. Menurutnya, sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan pelaku usaha menjadi langkah penting dalam memperkuat ekosistem wisata halal yang berdaya saing. Upaya tersebut diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas produk UMKM sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Bukit Lawang.

Dr. Fibri Rakhmawati, M.Si., selaku Ketua Program Studi Magister Matematika FST UINSU Medan, menyampaikan bahwa keterlibatan Program Studi Magister Matematika dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat Kolaborasi Internasional Tahun 2026 merupakan bentuk nyata kontribusi akademik dalam mendukung pemberdayaan masyarakat. Menurutnya, kegiatan penyuluhan sertifikasi halal bagi pelaku UMKM Bukit Lawang sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini, terutama di era digital yang menuntut pelaku usaha untuk lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi dan regulasi.

“Program Studi Magister Matematika mendukung penuh kegiatan ini karena pengabdian kepada masyarakat menjadi bagian penting dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Melalui kolaborasi lintas program studi dan kerja sama internasional, kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi pelaku UMKM, khususnya dalam memahami proses sertifikasi halal secara lebih mudah dan yang paling penting sesuai dengan regulasi dan ketentuan yang berlaku,” tutupnya.